Pelatihan Ahli K3 Kontruksi

Pelatihan Ahli K3 Kontruksi

IMG_20190220_143224

A2K4-Indonesia Wilayah Provinsi DKI Jakarta mengadakan Pelatihan Off House Ahli Muda K3 Konstruksi di Hotel Kaisar Angkatan 246, tanggal 19 – 23 Februari 2019.

A2K4 DKI Jakarta bekerjasama dengan A2K4 Pusat dan PT. Sepro Indotama, peserta pelatihan diikuti sebanyak 31 peserta dari.

Semoga dengan adanya Pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi bisa meminimalisir tingkat kecelakaan kerja di Indonesia.


Peserta Foto Bersama saat pelatihan

Pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi

A2K4-Indonesia Wilayah Provinsi DKI Jakarta mengadakan Pelatihan Off House Ahli Muda K3 Konstruksi di gedung LPMP Jakarta Angkatan 241, tanggal 3 – 7 Desember 2018.

A2K4 DKI Jakarta bekerjasama dengan A2K4 Pusat dan PT. Sepro Indotama, peserta pelatihan diikuti sebanyak 30 peserta dari PT. Hakaaston.

Semoga dengan adanya Pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi bisa meminimalisir tingkat kecelakaan kerja di Indonesia.

https://www.a2k4dkijakarta.com/2019/01/04/pelatihan-ahli-muda-k3-konstruksi/

http://lpjk.net


Pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi

Kami A2K4-Indonesia akan mengadakan Pelatihan Ahli Muda K3 Konstruksi pada tanggal : 1 – 5 Juli 2019. PELATIHAN AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI

info lebih lanjut dapat menghubungi :

Office : 021 – 2278 3414

WhatsApp : 089639377851 Syaiful



A2K4 Indonesia : Penerapan K3 Belum Konsisten

Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia menilai proyek infrastruktur besar-besaran belum dibarengi penerapan kesehatan dan keselamatan kerja konstruksi secara konsisten.

Ketua Umum Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi (A2K4) Indonesia Lazuardi Nurdin mengatakan bahwa selama 2017 tercatat sebagai tahun kecelakaan kerja konstruksi infrastruktur jalan dan jembatan terbanyak, khususnya berupa runtuhnya girder dan tergulingnya alat angkat crane.

“Keadaan ini mirip kasus kecelakaan putusnya gondola pada tahun 2008, yang terjadi berulang dan beruntun ketika volume pembangunan gedung properti meningkat,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (23/1/2018).

Dalam catatan A2K4, sejak 1 Agustus 2017 hingga awal 2018, telah terjadi lebih dari 10 kasus kecelakaan konstruksi pada proyek infrastruktur jalan yang mengakibatkan sedikitnya empat pekerja meninggal dunia dan 11 pekerja lainnya menderita cidera.

Kecelakaan kerja itu didominasi kasus runtuhnya girder dan robohnya crane.

“Kecelakaan kerja tak hanya mengakibatkan korban, tapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit,” ucap Lazuardi.

Terlebih kasus-kasus kecelakaan kerja tersebut justru bisa menghambat proses pembangunan infrastruktur yang tengah berlangsung secara besar-besaran.

Pada Senin (21/1/2018) pagi, terjadi ke kecelakaan kerja berupa runtuhnya box girder bentang P28-P29 pada area kerja proyek kereta api ringan (light rail transit/LRT) Velodrome—Kelapa Gading, di area Jalan Kayu Putih Raya, Pulo Gadung Jakarta Timur yang melukai sejumlah pekerja konstruksi subkontraktornya.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) bertindak sebagai kontraktor utama proyek itu, sedangkan PT VSL Indonesia adalah subkontraktor dari WIKA.

Melalui siaran pers tak lama setelah kejadian tersebut, BUMN konstruksi itu menjelaskan kronologi kejadian kecelakaan itu.

 

sumber : http://industri.bisnis.com/read/20180124/45/729853/a2k4-indonesia-penerapan-k3-belum-konsisten

 


Top Posts & Pages

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 1 other subscriber