Sertifikat Keahlian (SKA) LPJK


PELATIHAN AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI

PELATIHAN

AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI

A2K4-INDONESIA

DEWAN PENGURUS WILAYAH

PROVINSI DKI JAKARTA

logo a2k4 dki jakarta

Sekretariat:

Jl. Tanjung Barat Selatan No. 33 B (Gg. 100),

Tanjung Barat – Jakarta Selatan

Telp                : +62 21 2278 3414

                   Email              : a2k4dkijakarta@gmail.com

                                   Website         : www.a2k4dkijakarta.wordpress.com

A. LATAR BELAKANG

Dalam rangka pemenuhan Ahli K3 Konstruksi melalui sertifikasi tenaga ahli K3 Konstruksi Yang Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 09 / Prt / M / 2013 Tentang Persyaratan Kompetensi Untuk Subkualifikasi Tenaga Ahli dan Tenaga Terampil Bidang Jasa Konstruksi, pasal 4 (1) Orang perseorangan yang memberikan layanan jasa konstruksi atau orang perseorangan yang dipekerjakan oleh badan usaha yang memberikan layanan jasa konstruksi harus memiliki sertifikat sesuai jenjang kualifikasi dan juga dengan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3, disebutkan bahwa semua tenaga Ahli bidang K3 harus memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Sertifikasi. Sehingga dalam penerapan UU No. 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi sebagaimana di amanatkan dalam pasal 23 ayat (2) berbunyi, “Penyelenggaraan pekerjaan konstruksi wajib memenuhi ketentuan tentang, keteknikan, keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja, perlindungan tenaga kerja, serta tata lingkungan setempat”.

Berkenaan dengan hal tersebut di atas, dibutuhkan pembinaan dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sesuai dengan ketentuan UU No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja, disebutkan dalam dalam pasal 9 dan pasal 10, dimana pembinaan dilaksanakan oleh P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

Gambar 1

 Untuk menjalankan program-program pelaksanaan K3, dibutuhkan adanya Ahli K3 sesuai dengan sektor pekerjaan yang di pilih oleh perusahaan. Ahli K3 berfungsi sebagai sekretaris P2K3 sesuai dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER. 04/MEN/1987, dalam pasal 3 ayat (2) yang berbunyi, Sekretaris P2K3 adalah seorang “Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja” dari perusahaan tersebut.

Berdasarkan UU No. 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja pasal 1 ayat (6) bahwa Ahli keselamatan dan Kesehatan Kerja (Ahli K3) adalah, tenaga teknis yang berkeahlian khusus diluar Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk mengawasi ditaatinya UU Keselamatan Kerja. Sedangkan UU No.18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi, menyebutkan dalam pasal 9 ayat (4), setiap tenaga pelaksana teknik pada pekerjaan konstruksi harus memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat keterampilan dan keahlian kerja.

A2K4-Indonesia adalah Asosiasi Ahli K3 Konstruksi

“Read More”

A2K4 Indonesia : Penerapan K3 Belum Konsisten

Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi Indonesia menilai proyek infrastruktur besar-besaran belum dibarengi penerapan kesehatan dan keselamatan kerja konstruksi secara konsisten.

Ketua Umum Asosiasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi (A2K4) Indonesia Lazuardi Nurdin mengatakan bahwa selama 2017 tercatat sebagai tahun kecelakaan kerja konstruksi infrastruktur jalan dan jembatan terbanyak, khususnya berupa runtuhnya girder dan tergulingnya alat angkat crane.

“Keadaan ini mirip kasus kecelakaan putusnya gondola pada tahun 2008, yang terjadi berulang dan beruntun ketika volume pembangunan gedung properti meningkat,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (23/1/2018).

Dalam catatan A2K4, sejak 1 Agustus 2017 hingga awal 2018, telah terjadi lebih dari 10 kasus kecelakaan konstruksi pada proyek infrastruktur jalan yang mengakibatkan sedikitnya empat pekerja meninggal dunia dan 11 pekerja lainnya menderita cidera.

Kecelakaan kerja itu didominasi kasus runtuhnya girder dan robohnya crane.

“Kecelakaan kerja tak hanya mengakibatkan korban, tapi juga menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit,” ucap Lazuardi.

Terlebih kasus-kasus kecelakaan kerja tersebut justru bisa menghambat proses pembangunan infrastruktur yang tengah berlangsung secara besar-besaran.

Pada Senin (21/1/2018) pagi, terjadi ke kecelakaan kerja berupa runtuhnya box girder bentang P28-P29 pada area kerja proyek kereta api ringan (light rail transit/LRT) Velodrome—Kelapa Gading, di area Jalan Kayu Putih Raya, Pulo Gadung Jakarta Timur yang melukai sejumlah pekerja konstruksi subkontraktornya.

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) bertindak sebagai kontraktor utama proyek itu, sedangkan PT VSL Indonesia adalah subkontraktor dari WIKA.

Melalui siaran pers tak lama setelah kejadian tersebut, BUMN konstruksi itu menjelaskan kronologi kejadian kecelakaan itu.

 

sumber : http://industri.bisnis.com/read/20180124/45/729853/a2k4-indonesia-penerapan-k3-belum-konsisten

 


INFORMASI SKA AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI

INFORMASI SKA AHLI MUDA K3 KONSTRUKSI

Download Formulir :

Form Ahli Muda K3 Konstruksi (603)

 

 

more info :

Phone : 021 – 2278 3414

Hp : 0813 1005 3201 (Syaiful)

 


SEMINAR NASIONAL MRT

SEMINAR NASIONAL

“MENGAMANKAN KONTRAK PROYEK MASS RAPID TRANSIT (MRT) UNTUK SALING MENGUNTUNGKAN PARA PIHAK”

DSC_1093Foto Bersama Panitia Penyelenggara Setelah Selesainya Acara Seminar Nasional

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah kehadirat Allah SWT, hanya dengan limpahan rahmat dan hidayah-Nya, kami dapat melaksanakan kegiatan hibah seminar pada tanggal 18 Februari 2015 bertempat di Hotel Kaisar dengan judul “ MENGAMANKAN KONTRAK PROYEK MASS RAPID TRANSIT (MRT) UNTUK SALING MENGUNTUNGKAN PARA PIHAK ” .

Dalam kegiatan hibah seminar ini, A2K4 Indonesia bekerjasama dengan berbagai pihak antara lain dengan DPP dan DPW A2K4 Indonesia, Politeknik Negeri Jakarta, para pembicara dan moderator. Dengan harapan, bahwa masyarakat luas dan insan yang berkecimpung dalam kegiatan K3 khususnya, dapat memberikan manfaat keilmuan dan wawasan terhadap kegiatan proyek MRT.

A2K4 Indonesia mengucapkan terima kasih dengan tulus dan sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah banyak membantu sehingga pelaksanaan kegiatan seminar ini dapat diselenggarakan dengan baik dan lancar.

A2K4 Indonesia menyadari bahwa dalam penyelenggraan kegiatan hibah seminar masih kurang sempurna, untuk itu A2K4 Indonesia dapat menerima apabila ada saran dan masukan demi kesempurnaan pelaksanaan dimasa yang akan datang.

DSC_1003Narasumber : Bpk. Dr. Ir. Sarwono Hardjomuljadi, M.Sc (sebelah kiri), Moderator : Bpk. Drs. Dominggus Manuputty (sebelah kanan)
DSC_1065Narasumber : Bpk. Ir. Priyono Wiryodiningrat sedang memberikan materi seminar
DSC_0959Foto bersama : Ketua A2K4 DKI Jakarta, Ketua LPJK Provinsi DKI Jakarta, Ketua Umum A2K4-Indonesia dan Ketua IV A2K4-Indonesia (lihat dari sebelah kiri pembaca)
DSC_1041Penyerahan Plakat oleh Ketua A2K4 DKI Jakarta Bpk. Ir. Aris Sunaryo Hadi, CSP kepada Pembicara Bpk. Dr. Ir. Sarwono Hardjomuljadi, M.Sc
DSC_1082.JPGPenyerahan Plakat Oleh Sekjen A2K4-Indonesia Bpk. Drs. Dominggus Manuputty kepada Pembicara Bpk. Ir. Prijono Wiryodiningrat, MM
DSC_1020Peserta sedang memperhatikan jalannya acara seminar
DSC_1046Suasana Penyampaian Materi Seminar Nasional “Mengamankan Kontrak Proyek Mass Rapid Transit (MRT) Untuk Saling Menguntungkan Para Pihak”

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 3 other subscribers

Follow Us